Tuesday, November 29, 2011

Rengkong

Dalam kaitan sejarahmya hasil panen di masyarakat Sunda pada waktu itu belum ada alat transportasi untuk mengangkut hasil bumi ke lumbung ataupun rumahmenggunakan alat pikul yang terbuat dari bambu angguk ( pikulan yang terbuat dari bambu yang ujungnya dibuat lekukan-lekukan yang melingkar digunakan untuk letak tali pemikul ( salang ) . Apabila orang yang memikul berjalan atau bergerak maka lekukan angguk dengan tali tersebut akan terjadi pergesekan sehingga menimbulkan suara dari gesekan tersebut , kesenian ini disebut dengan seni renggong .
    Kesenian ini biasanya digunakan untuk perayaan khitanan, perkawinan dan peringatan hari besar lainnya bersamaan dengan Jampana/ Dongdang sebagai kesenian helaran . Alat musik tambahan seperti hatong ( alat musik tiup / aerophone ) yang terbuat dari bambu, besi, kayu/ perunggu.
    Bermacam hatong diantaranya hatong Ijen (honghong ) yang beruas satu hatong sekaran yang mempunyai dua ruasdan hatong pangjak yang mempunyai 3 ruas dan ditambah dengan alat musik taleot yang dibuat dari tanah liat dengan bentuk mamanukan/ surilitan.
    Alat musik ini terdapat di daerah Banjaran LSB/ SMB pimpinan mama Sukama (alm) , Rangkong yang ada di daerah Cikondang kab Bandung fungsinya sama yaitu alat untuk mengangkut padi dengan cara dipikul sedangkan perbedaanya dengan daerah lain yaitu dipikul oleh dua orang dengan mengandalkan kekompakan berjalan dan menggoyang rengkong.

0 comments:

Post a Comment

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India